Melihat Potensi Bisnis Ekspor Rempah ke Luar Negeri

Rempah-rempah merupakan salah satu sumber daya alam Indonesia yang memiliki banyak sekali manfaat. Tidak hanya diminati oleh orang dalam negeri saja, rempah-rempah asal Indonesia juga menjadi rebutan negara-negara di luar negeri. Tidak heran jika rempah-rempah menjadi salah satu komoditas jasa ekspor unggulan dari Indonesia.

Potensi Bisnis Ekspor Rempah Indonesia ke Luar Negeri

Sebagai produsen rempah, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemasok terbesar rempah-rempah dunia. Hal ini bisa dilihat dari permintaan pasar yang terus mengalami peningkatan. Saat ini Indonesia berada di peringkat 4 sebagai eksportir rempah terbesar di dunia, dibawah India, Vietnam dan Tiongkok.

Untuk menguatkan posisi sebagai salah satu negara eksportir rempah terbesar dunia, dibutuhkan strategi peningkatan ekspor yang tepat. Selain mempertahankan kualitas rempah, jasa ekspor juga harus dibenahi sehingga bisa menjangkau pangsa pasar yang lebih luar. Dengan begitu bisnis ekspor rempah Indonesia akan semakin berkembang pesat.

Komoditas Rempah Prioritas Jasa Ekspor

Untuk meningkatkan daya saing dengan negara eksportir rempah lainnya, Indonesia harus memiliki komoditas rempah prioritas ekspor. Berikut ini beberapa jenis rempah yang menjadi prioritas ekspor Indonesia :

  1. Jahe

Jahe menjadi salah satu komoditas ekspor rempah unggulan dari Indonesia. Nilai ekspor jahe mencapai 2,6 juta dollar yang dikirim ke berbagai negara seperti Amerika Serikat hingga Jepang. Jahe sendiri dimanfaatkan untuk banyak kebutuhan seperti bahan makanan, obat, permen hingga campuran produk kecantikan.

  1. Vanili

Tamanan rempah yang banyak ditemukan di Indonesia ini sebenarnya berasal dari negara Meksiko. Vanili menjadi salah satu komoditas prioritas jasa ekspor rempah dengan nilai transaksi mencapai 44,1 juta dollar Amerika Serikat. Beberapa negara yang menjadi tujuan utama ekspor vanili antara lain seperti Malaysia hingga Amerika Serikat.

  1. Kayu Manis

Kayu manis merupakan salah satu rempah yang menjadi primadona di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Dubai, Malaysia hingga Singapore. Nilai ekspor kayu manis saat ini sudah mencapai 44.8 juta dollar Amerika dan akan terus bertambah seiring permintaan yang terus meningkat.

  1. Lada

Lada merupakan salah satu komoditas ekspor rempah paling populer dari Indonesia. Nilai transaksi ekskpor Lada saat ini telah mencapai 1.9 triliun sehingga menjadinya raja di antara jenis rempah lainnya. Beberapa negara yang menjadi pangsa pasar terbesar lada adalah Amerika Serikat, Jerman, Vietnam, India hingga Jepang. Lada digunakan sebagai bahan obat dan campuran bumbu masakan.

Mengingat kualitas rempah asal Indonesia yang cukup bagus, potensi bisnis jasa ekspor rempah ke luar negeri juga akan terus berkembang. Akan tetapi untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal, diperlukan strategi peningkatan ekspor yang terbaik. Dengan begitu bukan tidak mungkin jika Indonesia akan menggeser negara lain yang saat ini menduduki posisi pertama eksportir rempah-rempat terbesar dunia.