Kenali IQ, SQ, EQ, CQ dan AQ Agar Potensi Kita Dapat Berkembang

Banyak yang bilang orang sukses itu ditentukan oleh IQ yang tinggi, eh ternyata nggak juga ah. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Stephen R Covey (penulis buku best seller “The Seven Habits of Highly Effective People), untuk nentuin seseorang sukses atau nggaknya, nggak hanya bisa diukur dari seberapa tinggi IQ-nya, tapi aspek SQ, EQ, CQ dan AQ juga diperlukan. Lalu, apa sih aspek SQ, EQ, CQ dan AQ tersebut? Nih, Gogirl! kasih ulasannya. Disimak ya…

 

Menurut psikolog Daniel Goleman ternyata hanya 5%-10% peran IQ yang bisa mempengaruhi kesuksesan seseorang lho! Sisanya ditentukan oleh berbagai kecerdasan lainnya, termasuk EQ (Emotional Quetient) atau kecerdasan emosional yang mengontrol motivasi diri, berpikir positif, kerjasama sosial dan pengendalian diri. Bahkan EQ ini ikut berperan sebesar 58% terhadap kesuksesan seseorang! Berbagai penelitian lainnya juga bilang kalo seseorang yang punya jiwa pemimpin, cenderung lebih cerdas secara emosional.

Sedangkan aspek kecerdasan kedua yang harus kita miliki ialah, SQ (Spiritual Quetient) atau kecerdasan spritual yang menyangkut kemampuan dalam membangun diri kita secara positif. Atau istilah gampangnya, saat kita dihadapkan dalam masalah tertentu kita dapat meilhatnya dari segala sisi positif. SQ ini ditentukan oleh lingkungan pergaulan kita dan bagaimana cara kita berinteraksi dengan sesama.

Kalo EQ dan SQ pasti kita udah sering dengar, tapi nyatanya selain kedua aspek tersebut masih ada juga lho aspek lainnya yang ikut berkontribusi dengan IQ. Yakni CQ dan AQ, CQ (Creativity Quetient) atau kecerdasan kreativitas ialah kecerdasan yang mempengaruhi pemikiran kita dalam menghasilkan ide-ide baru dan original. CQ dapat diasah melalui brainstorming atau diskusi ringan yang sering dilakuin dengan teman kita.

Lalu kalo AQ (Adversity Quetient) atau kecerdasan seseorang untuk bisa bertahan saat menghadapi masalah dan menyelesaikannya. Menurut Paul G Stolz, AQ dapat dibedakan jadi 3 tingkatan, yakni tingkat quitrers (tingkatan orang yang paling lemah AQ-nya, saat dia dapat masalah orang tersebut akan langsung menyerah), tingkat campers (seseorang yang merasa cukup puas dengan apa yang didapatkannya tanpa berusaha lebih) dan tingkat climbers (seseorang yang punya kemampuan dan kecerdasan tinggi untuk dapat ngatasin masalah).

Kelima aspek kecerdasan ini tentu aja bekerja secara bersama-sama untuk ngembangin potensi yang ada di diri kita. Untuk membangun kelima aspek kecerdasan tersebut, kita bisa kok melakukan beberapa hal ini, kayak rajin baca buku, banyak berdiskusi dengan ahlinya, istirahat yang cukup, selalu berpikir positif, memotivasi diri untuk jadi lebih baik, kenali tanggung jawab, tujuan dan kewajiban hidup kita, serta tumbuhkan rasa percaya diri pada diri sendiri!

Leave a Comment